Tentang Calvinisme #00

Dear J,

Calvinisme itu adalah sebuah paham yang mendasarkan dirinya pada ide-ide seorang yang bernama Johannes Calvin. Ia lahir di Noyon, Picardie yang terletak di daerah Prancis dengan nama Jehan Cauvin pada 10 Juli 1509. Calvin adalah seorang teolog yang populer ketika gelombang reformasi Protestan sedang melanda.

Awalnya, Calvin merupakan salah satu tokoh pemikir dari barisan Teologi Reformed. Pemikiran ini berkembang terutama di gereja Hervormd, sehingga terkadang banyak orang mengasosiasikan kedua hal tersebut.

J. Calvin mulai mendapatkan perhatian dalam lingkup teologi Protestan saat ia menulis Institusi Agama Kristen pada 1534. Buku ini ditulis ketika Calvin masih berumur 25 tahun dan diterbitkan dua tahun kemudian.

Gereja Hervormd dan Calvin adalah gelombang kedua dari reformasi Kristen yang sedang melanda Protestan. Pemikirannya cukup populer sehingga menjadi sistem teologi mayoritas bagi gereja-gereja di Belanda. Zending-zending -atau tenaga penginjil- yang datang dari Eropa ke tanah leluhurku membawa ajaran ini. Salah satu alasan mengapa ajaran ini sampai juga ke depan pintu rumahku.

Pada intinya, ada 5 doktrin utama yang diajarkan oleh Calvin untuk menjadi seorang pengikut Kristus. Kelima poin ini adalah: (a) total depravity, (b) unconditional election, (c) limited atonement (d) irresistible grace dan (e) perseverance of the saints.

Dalam gereja Protestan Calvinis, ada empat struktur utama yang memiliki peranan dan kuasa yang berbeda. Ada yang disebut dengan Doktor yang memegang jabatan dalam ilmu teologi dan pengajaran untuk membangun umat dan melatih orang-orang dalam jabatan-jabatan lain di gereja. Lalu ada yang disebut dengan Pendeta yang bertugas berkhotbah, melayani sakramen, menjalankan disiplin gereja, mengajar, dan memperingatkan umat. Kemudian ada yang disebut dengan Diaken mengawasi pekerjaan amal, termasuk pelayanan di rumah sakit dan program-program untuk melawan kemiskinan. Lalu masih ada 12 orang awam yang kebanyakan diambil dari para pengikut gereja yang bertindak seperti polisi moral. Kelompok terakhir ini disebut sebagai Penatua.

Calvin juga membangun sebuah sistem peradilan gerejawi yang disebut Konsistori. Ini adalah upaya Calvin mempertahankan disiplin dalam gereja.

Sekarang tentang bunga dan penumpukan kekayaan dalam ajaran Calvin.

Benar. Bahwa Calvin mengkritisi dengan keras ketika ada orang-orang Kristen yang menggunakan Alkitab untuk melarang seorang Kristen lain menarik bunga dari pinjaman uang yang telah dilakukan. Calvin bahkan menafsirkan kembali ayat-ayat tersebut dan melakukan re-interpretasi untuk merubuhkan dogma tersebut.

Calvin kemudian dituduh sebagai salah seorang peletak dasar dari kapitalisme kristen. Kalangan Calvinis puritan yang membangun Amerika Serikat adalah contohnya. Gereja Protestan Calvinis juga mengambil banyak contoh dari sistem ortodoksi dan hirarki gereja Katholik.