Angin dari Saranggani

di sini
memunggungi Balut Saranggani
aku memasung horizon
biar tak gerak
dan beku
dan tiada lagi pelangi
biar saja jingga itu tampak biasa

kau mesti mencoba menganyam angin
seperti gelombang yang ikut gemanya
dan tubuh kita membiru
terbungkus lautan yang haru

coba lihat kalender berwarna merah
pada dinding yang luka oleh waktu
ditusuk bisu berwajah kelu

dapatkah kau lihat
aku bertemu ketiadaan dalam jumpa