Balada Pencari Angin

hanya dahan patah
mengerti bagaimana masa lalu
dari kejatuhan daun-daun kering

di tanah coklat yang kusam
tiada kebijaksanaan tersisa

ini mengapa hujan selalu gagal
jembatani cerita pemanas tungku
sebab api-api tua telah di kubur

maka angka mesti digugat
untuk buka hijab konsistensi
yang sinonimkan hidup

memberikan ceruk-ceruk
untuk disirami warna kusam

jika sejajar
kita akan lupa
jika searah
kita takkan kemana

lalu untuk apa biarkan tersisa?

bakar saja!!!

biar asap sendiri yang temukan angin